Header Logo
Indonesian
Koleksi
Menunggu respon server .....
Perpustakaan UMY Selenggarakan Bedah Buku “Hidup Dalam Harap”
Penulis : Aidilla Qurotianti Tanggal Publikasi : 07 January 2023

Perpustakaan UMY menggelar acara bedah buku dengan topik “Menuai Hasil Harapanku dan Harapanmu” pada Kamis (5/1/2023) di Public Space, Gedung D lt. 1 Perpustakaan UMY. Buku yang berjudul “Hidup Dalam Harap” ditulis oleh Riyadh Rofiatul Darojat yang merupakan mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi UMY. Acara tersebut dihadiri oleh kurang lebih 50 peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa UMY. Kegiatan bedah buku yang dilaksanakan oleh Perpustakaan UMY ini merupakan kegiatan untuk memberikan kesempatan bagi seluruh civitas akademika UMY yang memiliki karya tulis berupa buku untuk dibedah dan diulas secara mendalam.

Acara dibuka oleh Kepala Perpustakaan UMY, Novy Diana Fauzie, M.A., yang dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi mendukung kegiatan bedah buku ini. Beliau juga menjelaskan pentingnya acara bedah buku yang dapat menjadi ajang branding untuk penulis buku yang merupakan civitas akademika UMY. “Bedah buku ini sebagai ajang untuk memperkenalkan isi buku kepada calon pembaca.”, jelasnya.

Pada sesi pertama, Riyadh Rofiatul Darojat selaku penulis buku “Hidup Dalam Harap” juga berterima kasih kepada Perpustakaan UMY atas kesempatannya untuk dapat berbagi kisah tentang karya buku pertamanya. Buku tersebut merupakan buku karya pertama Riyadh yang berisikan tentang kisah dari orang-orang yang hidup dalam kubangan harapan. Pada kesempatan yang sama Riyadh menceritakan tentang isi dalam karya yang dia sebut sebagai “karya rasa”. “Setiap kalimat yang untai di dalam karyaku sudah bukan lagi milik pribadiku. Tergantung dari perspektif mana mereka melihatnya. Pengharapan itu harus tetap ada di setiap diri manusia, hingga akhirnya nanti esok atau lusa Malaikat Maut diperintahkan Tuhan untuk menjemput kita”.ujarnya. Riyadh juga mengatakan bahwa, “Pengharapan itu layaknya kepompong yang membuat ulat bermetamorfosa menjadi kupu-kupu, bagaikan bahan bakar yang menggerakan setiap kendaraan di jalanan”, tambahnya.

Selanjutnya sesi kedua yaitu pemaparan dari pembedah buku, Novia Fetri Aliza., M.Psi., yang juga merupakan dosen prodi Komunikasi Penyiaran Islam UMY. Pada sesi tersebut beliau mengupas tuntas tentang beberapa hal mulai dari segi cover, ilustrasi, kelengkapan unsur buku, gaya bahasa, hingga isi buku tersebut. “Hal-hal menarik disampaikan dengan kata-kata yang akrab ditelinga pembaca, seperti penggunaan “jas merah”, harapanmu harapan mereka harapan kita semua”, jelasnya.

Diharapkan dari dilaksanakannya acara bedah buku ini dapat meningkatkan semangat literasi sekaligus memberikan inspirasi dan dorongan kepada civitas akademika UMY khususnya mahasiswa UMY untuk lebih produktif dalam  membuat karya tulis berupa buku.

 

Information